anak kecil puti, kakaknya dan warnet itu

Posted by wenny theresia sinaga

mmm,, sudah sangat lama tak mengunjungi halamn ini.. bnyak hal yg terjadi,, malam ini 07.30 pm q putuskan unutk kembali bercerita, bukan tentang kuliah, bukan ttg lelaki, bukan tentang keluarga tapi... tentang seorang anak yang 2 hari ini sering sekali q lihat.. namanya : amin...(bukan teman q satu angkatan :p),, anak ini q temui di warnet seberang kos ku, sebenarnya sudah sering qmi bertemu di warnet soalnya anak ini biasanya datang bersama kakaknya unutk bermain game. tak terlalu q perhatikan tingkah lakunya, karena biasnya ketika sampai d warnet, aq sibuk dengan dunia q sendiri.. sering q lihat, dia mengitari ruangan dan memperhatikan orang-orang bermain, tak terlintas ada kejanggalan dengan anak ini. tampan iya, putih, manis, kira2 berumur 8 tahun. hampir setiap hari, aq melihat kakaknya membawanya untuk bermain game di situ. di dalam hati aq sering bergumam, dasar ni kakak, si adek masih kecil di ajarin main game, sampai malam pula ". tanpa q sadari 2 hari yang lalu, aq memperhatikan gerak-gerik anak ini, si kecil ini menerima telepon dari ibunya dengan cara berbicara yg tidak jelas, bahasa yg aku tak mengerti dan q rasa bukan bahasa negara manapun, ya... bahasa anak itu sendiri..hanya ibu dan kakaknya yg mengerti. dengan lembut sering kali, kakaknya menyuruh anak ini untuk duduk tenang, tapi si kecil tidak mau duduk. mungkin buakan tidak mau, ya.. tidak bisa tepatnnya. kemarin malam, aq meninggalkan data tugas q di warnet ini, warnet yg terlihat menyeramkan, karena banyak kumpulan lelaki yg, ehmm.. bisa dibilang menyeramkan, tetapi tidak buat q, kakak2 di warnet ini cukup baik dan ramah, menyenangkan aq rasa, seperti kata pepatah don't judge a book by its cover.. tepat bangett.. kembali ke si kecil; saat aq ingin mengambil bahan, si kecil ini duduk di komputer yg aq gunakan sebelumnya. langsung saja aq katakan : de, bentar ya,, mau mindah data.., dan tnpa basa basi, dia langsung pergi dengan hanya bilang mmm,, sambil nganguk2 dan menjauh. data yang q ambil cukup banyak, hingga membuatnya mengitari ruangan sambil berdehem dan membuatnya berbicara sendiri dengan bahasa uniknya itu. buat q itu tak biasa, sampai akhirnya q sadari, ketika kakaknya berkata, amin kenapa?? sabar ya, duduk bentar..kakaknya bentar aja kog" si kecil tetap tak bisa diam dan si kakak berkata, nggak papa mba, terusin aja. baru q sadari anak ini mengalami gangguan, anggap saja dia biasa bermain dengan alam pikirannya sendiri. si kecil putih manis bersama kakaknya yang baik hati. membuat ku berpikir,, ternyata sang kakak bukan membiarkan sang adek yang masih berumur 8tahunan bermain game begitu saja, melainkan si kakak memberikan dunia baru bagi si adek, membawanya bersenag-senang, tanpa sedikitpun rasa malu padahal sebagai lelaki yg masih muda dan jujur saja ganteng, sebenarnya bisa saja dia bersenang-senang bersama pacarnya, yang kadang sering ku lihat. tetapi dengan sabar, si kakak selalu menemani si kecil bermain, jalan bareng, mengusap kepalanya ketika adik itu tak bisa diam dan memberikan banyak waktunya untuk memberi kesenangan agar senyum amin bisa terlihat. si kecil putih dan kakaknya.. membuatq menyadari, saat orang lain tak dapat menerima keadaan kita, ada keluarga yang siap mengorbankan banyak hal. membuat ku merasa bersalah berpikir aneh tentang si kakak, membuatku sadar... dibalik kekurangannya, amin memberikan kesempatan bagi orang lain untuk belajar.. orang2 di warnet ini, selalu bisa memaklumi kekurangan amin... mereka yang selalu memegang rokok di tangannya, mereka yg terlihat seperti preman, mereka yg sering berbicara kasar hingga membuat anak2 kos baru takut masuk kedalam warnet, hingga akhirnya terpaksa masuk dalam warnet kecil ini.. merekalah.. yang selalu bisa menerima keadaan amin,,tanpa pernah memarahinya karena sering menggangu pelanggan lain, mereka yang selalu berkata : minnn... sholat jumat dulu yokk,,atau bilang, min sudah malam... pulang. luar biasa,aq menyukai anak ini... ia membuatku merubah cara pandang akan seisi warnet dan kakaknya... si kecil putih, kakak dan warnet, *tadi saat aq mau masuk warnet, seperti mengerti aq mencari pemilik warnet yg ternyata sedang tidur d salah satu box, si kecil mempersilahkan ku masuk dengan dehemannya sambil berdiri dan menunjuk t4 kosong, dengan tersenyum aq bilang: aq di sini ya minn.. dan anak itu mengangguk sambil tersenyum,kemudian kembali bermain..


0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.